kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Presiden: Era upah buruh murah sudah selesai


Kamis, 01 Mei 2014 / 13:29 WIB
ILUSTRASI. Pencetak gol terbanyak alias top skor Piala Dunia sepanjang masa & 20 top skor Piala Dunia 2022


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengucapkan selamat Hari Buruh, 1 Mei 2014. Dalam akun Twitter resminya, @SBYudhoyono, Presiden menyebut para buruh sebagai para pahlawan industri.

"Alhamdulillah, sejak Indonesia merdeka, kini 1 Mei menjadi hari libur nasional. Ini sebagai penghormatan kita kepada para pekerja," sebut SBY Kamis (1/5/2014).

Ia berharap upah dan kesejahteraan pekerja di masa depan akan semakin baik. "Hidup mereka harus layak. Era upah buruh murah sudah selesai," ujarnya.

Presiden melanjutkan, ekonomi dan dunia usaha harus terus tumbuh, dan buruh harus makin produktif sehingga perusahaan bisa terus meningkatkan upah buruhnya.

Hubungan antara federasi dan serikat pekerja dengan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia), sebutnya, juga harus semakin baik dan dekat. "Semua harus 'menang'," tambah dia.

"Jika ada perselisihan, selesaikanlah secara damai. Cari solusi yang adil. Jangan dengan kekerasan. Kekerasan tidak selesaikan masalah," sebutnya lagi.

Presiden mengatakan, pemerintah terus mengembangkan kebijakan yang pro-buruh dan juga pro-industri. "Tmsk bantuan perumahan, bus & rumah sakit utk buruh," kicau Presiden. (Erlangga Djumena)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×