kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.012,04   -6,29   -0.62%
  • EMAS990.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Satgas Covid-19: Di Jabodetabek, kegiatan belajar mengajar masih daring 100%


Jumat, 20 Agustus 2021 / 08:41 WIB
Satgas Covid-19: Di Jabodetabek, kegiatan belajar mengajar masih daring 100%
ILUSTRASI. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan, kegiatan belajar mengajar di wilayah Jabodetabek masih digelar secara daring.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kegiatan belajar mengajar di wilayah Jabodetabek masih digelar secara daring. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, hal tersebut sesuai dengan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang berlaku 17-23 Agustus 2021. 

Menurutnya, berdasarkan hasil leveling daerah tercantum dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2021 terkait PPKM di Jawa-Bali bahwa seluruh Jabodetabek masih berada dalam level 4.

"Sehingga kegiatan belajar mengajar 100 persen masih dilakukan secara daring," kata Wiku dalam konferensi pers, Kamis (19/8/2021). 

Wiku mengatakan, sekalipun siswa dan guru di wilayah Jabodetabek sudah melakukan vaksinasi, kegiatan belajar mengajar tetap disesuaikan dengan aturan PPKM. Pembelajaran tatap muka di Jabodetabek bisa dilakukan jika kondisi kasus lebih terkendali. 

"Sehingga level menurun jadi lebih baik," ujar Wiku. 

Baca Juga: Tinjau vaksinasi pelajar, Jokowi berharap anak-anak bisa segera sekolah tatap muka

Bagi daerah di Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali yang masuk level 3 dan 2 dengan zona risiko hijau dan kuning, kata Wiku, dapat melakukan pembelajaran tatap muka terbatas. Namun demikian, diterapkan protokol kesehatan ketat termasuk mewajibkan vaksinasi bagi tenaga pengajar dan peserta didik. 

"Sesuai surat keputusan bersama 4 menteri terkait pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19," kata Wiku. 

Penjelasan Presiden

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa para pelajar bisa melakukan pembelajaran tatap muka apabila telah disuntik vaksin Covid-19. Hal ini disampaikannya saat berdialog secara virtual dengan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat meninjau vaksinasi untuk pelajar dan dari rumah ke rumah di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/8/2021). 

Saat itu, Bupati menyampaikan pesan pelajar kepada Jokowi bahwa jika secara keseluruhan pelajar sudah divaksinasi, mohon sekolah tatap muka bisa dilakukan kembali. 

Baca Juga: Pembelajaran tatap muka di wilayah PPKM Level 1-3, bisakah diterapkan?

"Jadi semuanya, untuk semua pelajar di seluruh Tanah Air, kalau sudah divaksin, silakan dilakukan langsung belajar tatap muka. Karena kan surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri sudah ada," ujar Jokowi, dipantau dari siaran YouTube Sekretariat Presiden. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Satgas Covid-19: Kegiatan Belajar Mengajar di Jabodetabek 100 Persen Masih Daring"
Penulis : Fitria Chusna Farisa
Editor : Krisiandi

 

Selanjutnya: Sekolah tatap muka terbatas boleh digelar di wilayah PPKM level 1-3, ini syaratnya

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×