kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Sandiaga: Gerindra tunggu Jokowi umumkan cawapres


Senin, 18 Juni 2018 / 21:08 WIB
ILUSTRASI. Sandiaga Uno


Reporter: Kiki Safitri | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Tim Pemenang Pemilu Partai Gerindra, Sandiaga Uno masih melakukan usaha agar partainya dapat bergabung dengan Partai Demokrat. Dalam penggabungan partai, Sandi ingin menerapkan Sistem Ekonomi Pancasila Pasal 33 UUD 1945.

Meski belum sepenuhnya berkoalisi, Sandi yakin Ketua Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan signyal mau untuk bergabung dengannya.

Sembari menjalankan usaha berkoalisi, Sandiaga masih merahasiakan calon wakil presiden dari partainya. Menurut Sandi, calon dari incumbent (Presiden Joko Widodo) yang terlebih dahulu memgumumkan nama cawapresnya.

"Tentunya berkonsultasi dengan mitra koalisi dan dapat kita pastikan kita tidak ambil keputusan cawapres sebelum Jokowi secara resmi sebagai incumbent mengumumkan cawapresnya," kata Sandiaga di Rumah Polonia Jakarta Timur, Senin (18/6).

Selanjutnya, Sandi akan berkonsultasi lagi dengan Ketua Partai Gerindra Prabowo terkait hal ini. Namun demikian Sandi mengisyaratkan ada beberapa nama yang sudah ia pegang sebagai cawapres dari partai Gerindra.

"Kita pastikan setelah konsultasi dengan Prabowo, tidak akan mengumumkan cawapres sebelum ada konsultasi dengan mitra koalisi dan sebelum Jowoki mengumumkan Cawapres," tegas Sandiaga.

Menurut Sandiaga, sebagai calon incumbent, Jokowi berhak menyampaikan Cawapresnya terlebih dahulu. Bahkan hal ini akan memberikan waktu lebih banyak padanya untuk menetapkan mitra koalisi.

"Kalo nama sudah ada beberapa dan diumumkan ke publik setelah konsultasi dan Jokowi sebagai pemerintah yang incumbent pasangan capres dan cawapres dari pihak pemerintah. Itu berarti akan memberi waktu kami lebih banyak buat kami melakukan konsolidasi dengan mitra koalisi." tutup Sandiaga.


Partai Gerindra tunggu Jokowi umumkan Cawapres

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×