kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.765   12,00   0,07%
  • IDX 6.600   74,46   1,14%
  • KOMPAS100 864   11,98   1,41%
  • LQ45 654   10,59   1,64%
  • ISSI 230   0,99   0,43%
  • IDX30 366   6,01   1,67%
  • IDXHIDIV20 452   8,85   2,00%
  • IDX80 98   1,48   1,52%
  • IDXV30 125   1,21   0,98%
  • IDXQ30 117   2,14   1,86%

Samurai bond, pemerintah tunggu jawaban Jepang


Selasa, 23 Juni 2015 / 11:48 WIB


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah hingga sekarang belum juga mengeluarkan surat utang dalam mata uang yen yaitu samurai bond. Pemerintah masih menuai kendala dari otoritas pajak pemerintah Jepang.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Robert Pakpahan mengatakan pihaknya sedang menunggu keputusan mengenai penghitungan pajak dari pemerintah Jepang. Pasalnya ada sebagian samurai bond yang bakal diterbitkan yang tidak bergaransi.

"Jawaban kantor pajak makan waktu. Mudah-mudahan Juli sudah dapat jawaban dari mereka," ujarnya kepada KONTAN, Senin (22/6). Ia menjelaskan, kantor pajak Jepang harus memutuskan mana bagian pajak samurai bond yang perlu ditanggung pemerintah.

Apakah pajak tersebut bagian dari pajak penghasilan dan sebagainya. Hal ini penting agar masyarakat Jepang yang nantinya membeli samurai bond tidak bergaransi tahu bagaimana melaporkannya dalam Surat Pemberitahuan (SPT) pajak. "Kalau itu sudah jelas, baru kita liat kondisi pasar," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×