kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Sambut Idul Adha, seratus seniman melukis kambing


Senin, 14 Oktober 2013 / 08:03 WIB
Promo JSM Hypermart terbaru yang berlaku mulai 10-13 Juni 2022 untuk potongan harga selama 4 hari di akhir pekan.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

YOGYAKARTA. Sekitar 100 seniman lukis dari berbagai wilayah di Indonesia punya cara untuk menyongsong Idul Adha. Berkumpul di kediaman Kartika Affandi di Dusun Padasan, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Minggu (13/10/2013), hari raya ini mereka songsong dengan membuat lukisan bersama. Objeknya, puluhan ekor kambing.

"Acara ini baru pertama kali digelar. Karya lukisannya terserah masing-masing seniman," tutur ketua panitia, Godod Sutejo, Minggu. Dia mengatakan tujuan kegiatan ini adalah menjembatani para seniman dengan masyarakat sekitar. Kambing yang menjadi objek lukisan adalah milik warga yang akan dijadikan hewan kurban pada Idul Adha, Selasa (15/10/2013).

Sama-sama kambing, tetapi di tangan seniman mereka menjadi lebih berwarna dalam pulasan cat air, cat minyak, dan cat akrilik. Terlihat di antara para seniman itu antara lain Joko Sarjono, R Joko, dan Titik Sidin. Selain seniman lukis, turut pula dalam kegiatan ini para seniman foto.

"Nantinya seluruh karya mereka akan dikemas, dan dipamerkan di Jogja Nasional Museum (JNM) dalam even Desember mendatang," lanjut Godod. Dia berharap, pada pameran itu pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta bersedia berpartisipasi, misalnya dengan mengundang para pengusaha.

Putri almarhum maestro lukis Affandi, Kartika Affandi, mengatakan sengaja memilih kambing sebagai objek lukisan tak semata karena momentum yang berdekatan dengan Idul Adha. "Juga berharap (objek ini) bisa menjadi bahan renungan tentang cara manusia memperlakukan alam semesta termasuk hewan," ujar dia.

Menurut Kartika, dari kondisi kambing dapat diketahui cara pemiliknya merawat kambing itu. "Diperlakukan baik atau tidak, meskipun kambing ini memang untuk kurban," kata dia. (Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×