kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

RUU Kelautan akan disahkan akhir September


Selasa, 16 September 2014 / 07:39 WIB
ILUSTRASI. Fitur GB WhatsApp APK 2023, Aplikasi WA Versi ini Apakah Aman Digunakan??


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah saat ini tengah membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kelautan. Aturan ini akan segera disahkan akhir bulan ini.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif Cicip Sutardjo mengatakan RUU Kelautan ini bisa mengisi kekosongan hukum serta memberikan kepastian hukum dalam bidang kelautan. "RUU Kelautan ini menjadi perangkat hukum yang mengatur ekonomi kelautan dari sembilan sektor utama," ujar Sharif, Senin (15/9).

Sembilan sektor ini antara lain perhubungan laut, industri kelautan, perikanan, wisata bahari, bangunan laut, Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), jasa kelautan, bioteknologi dan biofarmakologi kelautan, dan pengawasan pemanfaatan sumber daya alam hayati.

Politisi Partai Golkar ini juga menyatakan, calon beleid ini berisi 13 bab yang di antaranya berisi tentang penegasan Indonesia sebagai negara kepulauan, wawasan dan budaya bahari, ekonomi kelautan, dan tata kelola kelautan. "Dengan aturan ini impian menjadikan sektor kelautan menjadi sektor andalan dalam pembangunan nasional akan bisa segera tercapai," kata Sharif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×