CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Rupiah terus menguat terhadap dolar AS, ini penjelasan Gubernur BI


Kamis, 23 Januari 2020 / 20:26 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan pers hasil rapat dewan gubernur BI bulan Januari 2020 di Jakarta, Kamis (23/1/2020). Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan tingkat bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat. Bahkan, Bank Indonesia (BI) mencatat, per 22 Januari 2020 rupiah telah menguat 1,74% point to point dibandingkan posisinya di akhir Desember 2019.

Sebelumnya, rupiah tercatat mengalami apresiasi sebesar 3,58% point to point atau 0,76% secara rerata pada tahun lalu.

Baca Juga: Bank Indonesia buka peluang menurunkan suku bunga tahun ini

Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, penguatan rupiah tersebut sejalan dengan fundamental ekonomi yang kuat dan terus meningkat. Selain itu, ini juga dipengaruhi oleh prospek ekonomi yang membaik.

Perry melanjutkan, penguatan rupiah bisa disebabkan aliran modal asing yang masih deras ke Indonesia, peningkatan ekspor, permintaan devisa, baik dari sisi impor dan pembayaran Utang Luar Negeri (ULN), serta sejalan dengan mekanisme pasar yang membaik.

Baca Juga: BI prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2019 capai 5,1%, ini faktor pemicunya




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×