kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Rupiah stabil, BI diprediksi tak akan naikkan suku bunga


Senin, 22 Oktober 2018 / 19:29 WIB
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia (BI)


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Myrdal Gunarto, Ekonom Maybank Indonesia memprediksi Bank Indonesia (BI) tidak akan menaikkan suku bunganya. Pasalnya kondisi rupiah mulai stabil, serta tekanan inflasi juga masih terkendali.

"Tetap (suku bunga) untuk bulan ini. Kita proyeksikan November naik," ungkap Myrdal kepada Kontan.co.id, Senin (22/10)

Berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), rupiah memang terlihat fluktuatif namun tidak ada gejolak tinggi sejak awal Oktober. JIDSOR mencatat rupiah per hari ini Rp 15.192. Sedangkan inflasi September 2018 tercatat 2,88% year-on-year (YoY).

Myrdal memprediksi pada November 2018, BI akan naikkan suku bunga 25bps dari 5,75% menjadi 6%. Faktornya antara lain untuk mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan The Fed dan menekan defisit neraca transaksi berjalan yang akan melebar hingga akhir tahun.

"Antisipasi kenaikan bunga The Fed akhir tahun, lalu bulan November juga akan rilis current account yang diproyeksi defisitnya masih lebar dan berdampak pada tekanan rupiah," jelas Myrdal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×