kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Rupiah loyo, Jokowi undang Gubernur BI ke Istana


Selasa, 16 Desember 2014 / 17:33 WIB
ILUSTRASI. Yuk simak cara menata keramik besar dan kecil di rumah demi tampilan yang estetik


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Untuk mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat, pemerintah akan mencari tahu dan membahasnya bersama otoritas moneter.

"Ya, sore ini kita akan bahas bersama Bank Indonesia (BI)," ujar Presiden Joko Widodo menjawab pers, sebelum meninggalkan Bandar Udara Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), menuju Jakarta, Selasa (16/12) sore.

Menurut Presiden, pemerintah ingin tahu mengapa sampai terjadi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS hingga sekitar Rp 12.400 lebih per dollar AS. Sebelumnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS hanya berada di kisaran Rp 11.200.

Sementara itu, dari informasi yang diterima Kompas, di Pesawat Kepresidenan yang membawa pulang Presiden Jokowi dan rombongan kunjungan kerja selama dua hari di Kalimantan Selatan dan Kaltara, setibanya di Wisma Negara, Kompleks Istana Jakarta, Presiden akan mengundang sejumlah menteri dan Gubernur BI.

Malam harinya, pukul 19.30 Wib, Presiden Jokowi juga akan hadir memberikan arahan dalam penutupan rapat kerja pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Gedung BPK, jalan Gatot Soebroto. (Suhartono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×