kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rugi kurs, setoran BUMN bakal kurang Rp 1,5 T


Jumat, 21 November 2014 / 19:01 WIB
ILUSTRASI. Foto udara kawasan budidaya rumput laut di perairan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu (28/5/2023). ANTARA FOTO/Arnas Padda/rwa.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Setoran dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tahun depan tidak akan mencapai target. Penerimaan dividen BUMN diperkirakan bakal susut Rp 1,5 triliun.

Nilai tersebut susut sekitar 3% dari target setoran dividen BUMN sebesar Rp 43,75 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015. Ini berarti setoran dividen hingga akhir tahun bakal sebesar Rp 42,25 triliun.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan setoran dividen BUMN yang tidak bisa mencapai target disebabkan penerimaan perusahaan pelat merah non-perbankan tidak bisa mencapai target karena merugi. Misalnya PT Garuda Indonesia dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Kedua perusahaan tersebut tidak bisa menyetor dividen maksimal karena mengalami kerugian akibat kurs. "Itu yang buat kita tidak bisa capai target," ujar Rini ketika dijumpai usai rapat dengan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro di Kantor Kementerian Keuangan, Jumat (21/11).

Bagaimana setoran dividen untuk tahun 2015 nanti, Rini masih belum bisa memberikan penjelasan. "Masih dalam diskusi untuk persiapan RAPBNP-2015," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×