kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.047.000   8.000   0,26%
  • USD/IDR 16.909   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.445   107,14   1,46%
  • KOMPAS100 1.038   17,48   1,71%
  • LQ45 761   10,76   1,43%
  • ISSI 262   4,32   1,68%
  • IDX30 402   5,09   1,28%
  • IDXHIDIV20 497   3,50   0,71%
  • IDX80 117   1,92   1,67%
  • IDXV30 134   1,27   0,96%
  • IDXQ30 130   1,39   1,08%

Rosan Sebut Raja Yordania Ingin Bentuk Badan Pengelolaan Investasi, Tiru Danantara


Minggu, 16 November 2025 / 06:23 WIB
Rosan Sebut Raja Yordania Ingin Bentuk Badan Pengelolaan Investasi, Tiru Danantara
ILUSTRASI. Menteri Investasi/Kepala BKPM yang juga CEO Danantara, Rosan Roeslani. CEO Danantara sebut Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Abdullah II ibn Al Hussein ingin membentuk Badan Pengelola Investasi di negaranya.


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan, Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Abdullah II ibn Al Hussein ingin membentuk Badan Pengelola Investasi di negaranya. 

Alasan ini yang membuatnya bertemu dengan pihak Danantara pada Sabtu (15/11/2025) pagi, sebelum meninggalkan Indonesia. 

"Ada pertemuan dengan Raja Jordan yang dihadiri langsung juga oleh Bapak Presiden Prabowo. Pada intinya dari pemerintahan kerajaan Jordan," kata Rosan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu. 

Baca Juga: Raja Yordania Undang Indonesia Investasi ke 3 Sektor Ini

"Itu yang pertama, karena mereka berkeinginan untuk membuat Sovereign Wealth Fund juga di Jordan," tutur dia.

Rosan menyampaikan, Raja Abdullah II ingin belajar dan meniru lembaga Sovereign wealth Fund (SWF) Indonesia yang merupakan lembaga baru di era Presiden Prabowo.

Termasuk, mengenai struktur dan aset-aset yang dikelola Danantara. Pertemuan itu, kata Rosan,akan ditindaklanjuti dengan komunikasi bersama antara dua negara. 

"Jadi mereka ingin mengetahui baik dari segi strukturnya, pembentukannya, kemudian aset-asetnya," ucap Rosan. 

Selain keinginan membentuk lembaga, Rosan mengungkapkan bahwa Yordania juga mengundang Indonesia berinvestasi di negaranya.

Setidaknya, ada tiga bidang yang diminati, yakni pipanisasi gas, pembangunan jalan tol, hingga sektor logistik. 

"Di pipanisasi gas kurang lebih nilainya 1 billion US dollar. Kemudian di jalan tolnya kurang lebih 300 juta dolar dan juga di bidang logistik. Dan itu tentunya kita akan evaluasi, tindak lanjuti," jelas Rosan.

Baca Juga: Pemerintah Musnahkan Udang Terkontaminasi Cesium yang Dikembalikan dari AS

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2025/11/15/16270001/raja-yordania-ingin-bentuk-badan-pengelola-investasi-tiru-danantara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×