kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Risma: Pengamen di Surabaya digaji Rp 2,5 juta


Kamis, 06 Maret 2014 / 13:19 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi melalui ATM BRI di Jakarta, Minggu (15/8). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Dalam seminar Dewan Guru Besar Universitas Indonesia, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memastikan di Kota Surabaya tak ada pengamen yang berseliweran.

Risma menuturkan, pihaknya menggaji pengamen di Surabaya supaya bermain di taman. Para pengamen juga dilarang meminta uang kepada pengunjung taman.

"Di Surabaya enggak ada pengamen karena saya bayar. Sekali pentas Rp 2,5 juta. Dia boleh taruh kaleng, dikasih, syukur alhamdullilah. Tapi enggak boleh minta, enggak boleh maksa kalau enggak dikasih," ujar Risma di FKUI, Kamis (6/3/2014).

Tak hanya pengamen, kata Risma, hiburan untuk warga juga digratiskan di taman. Hiburan itu seperti pertunjukkan wayang orang atau ketoprak.

"Kalau mau lihat ludruk, ketoprak, wayang orang, gratis. Enggak bayar. Tapi enggak ada yang nonton," pungkasnya. (Danang Setiaji Prabowo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×