kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

RI-Australia sepakati kerja sama intelijen


Selasa, 22 Desember 2015 / 08:18 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Jaksa Agung Australia George Brandis menyambangi Kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Senin (21/12).

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan yang mendampingi Brandis mengatakan bahwa Indonesia dan Australia telah menyepakati bentuk kerja sama. Salah satunya yakni pertukaran intelijen secara intensif.

"Akan ada annual meeting dan kerja sama pertukaran intelijen akan kita lakukan lebih intensif untuk menghadapi masalah-masalah teroris," ujar Luhut usai acara tersebut.

Kerjasama dengan Australia itu juga melibatkan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumhan), Badan Intelejen Negara, Polri, dan Kementerian Luar Negeri.

Menurut Luhut, pertemuan dengan Wapres adalah pertemuan bilateral antara Jaksa Agung yang merangkap jadi Menteri Koordinator di Australia, dan Menteri Kehakiman yang merangkap juga di bidang counter teroris di Australia.

"Saya, Pak Kumham, Pak Kepala BIN, Polri, juga dari Kemlu, telah menyepakati 3 bentuk kerja sama di bidang counter teroris, cyber, dan intelijen," ucap Luhut. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×