kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.908   22,00   0,12%
  • IDX 6.114   -32,89   -0,54%
  • KOMPAS100 787   -4,71   -0,59%
  • LQ45 603   -2,25   -0,37%
  • ISSI 214   -1,16   -0,54%
  • IDX30 335   -0,46   -0,14%
  • IDXHIDIV20 429   -0,68   -0,16%
  • IDX80 90   -0,51   -0,57%
  • IDXV30 117   0,10   0,08%
  • IDXQ30 110   -0,11   -0,10%

Ratifikasi perjanjian dagang dengan Mozambik, Kemendag targetkan surplus US$ 177 juta


Kamis, 28 Oktober 2021 / 16:50 WIB
ILUSTRASI. Truk peti kemas melintas di kawasan IPC Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (26/10/2021). Ratifikasi perjanjian dagang dengan Mozambik, Kemendag targetkan surplus US$ 177 juta


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Noverius Laoli

Selain Mozambik, Indonesia juga terus mendorong upaya perjanjian dagang. Selain dengan pasar ekspor yang sudah ada, kerja sama dagang juga digenjot untuk negara non tradisional.

Sebelumnya Indonesia juga telah meratifikasi Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komperhensif Indonesia dan EFTA (IE-CEPA). Selain itu Indonesia juga telah menyelesaikan perundingan Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) dan Indoensia-Korea CEPA.

Ke depan, Kemendag menargetkan menyelesaikan perjanjian dagang dengan negara non tradisional yakni Uni Emirat Arab, Tunisia, dan Bangladesh. Selain itu juga menyelesaikan perjanjian dagang dengan Uni Eropa.

Selanjutnya: Pemerintah tetapkan lima prioritas perjanjian dagang, ini kata pengusaha

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×