kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.030   70,00   0,39%
  • IDX 5.201   -662,47   -11,30%
  • KOMPAS100 660   -101,55   -13,34%
  • LQ45 511   -79,15   -13,41%
  • ISSI 180   -21,37   -10,61%
  • IDX30 285   -43,61   -13,26%
  • IDXHIDIV20 368   -54,61   -12,91%
  • IDX80 76   -11,65   -13,35%
  • IDXV30 102   -13,30   -11,49%
  • IDXQ30 93   -14,54   -13,47%

Rapat Komisi IX DPR dengan IPB soal susu tercemar bakteri ditunda


Senin, 21 Februari 2011 / 10:34 WIB
ILUSTRASI. Edhy Prabowo dan Susi Pudjiastuti saat acara pisah sambut Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta, Rabu (23/10/2019).


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Rapat dengar pendapat lanjutan antar Komisi IX DPR dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Kesehatan dan Institut Pertanian Bogor (IPB) soal susu tercemar bakteri Enterobacter Sakazakii ditunda. Wakil Komisi IX DPR Ahmad Nizar Shihab mengatakan, rapat tersebut dalam proses penjadwalan.

Sejatinya, rapat ini akan dilakukan hari ini (21/2). Rencananya, Komisi IX DPR akan meminta IPB mengungkapkan nama-nama susu yang tercemar bakteri tersebut setelah menerima salinan putusan Mahkamah Agung.

Ahmad mengatakan, penundaan rapat tersebut lantaran pihaknya akan berkoordinasi dengan Komisi X DPR terlebih dahulu. Sebab, rektor IPB merupakan mitra kerja Komisi X DPR. "Mungkin kita lihat tata cara mengundang komisi X yang menyangkut dengan komisi pendidikan," imbuhnya.

Nantinya, agenda rapat akan diperluas dengan mengundang Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan peneliti lainya. "Bukan hanya IPB saja, tapi ada LIPI dan peneliti lainnya untuk mencari jalan keluar," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×