kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.955   108,00   0,61%
  • IDX 5.889   -305,94   -4,94%
  • KOMPAS100 780   -43,96   -5,33%
  • LQ45 591   -28,72   -4,64%
  • ISSI 204   -10,98   -5,12%
  • IDX30 335   -14,44   -4,13%
  • IDXHIDIV20 414   -13,76   -3,21%
  • IDX80 89   -4,95   -5,29%
  • IDXV30 113   -4,58   -3,90%
  • IDXQ30 109   -3,81   -3,39%

Rapat FKSSK, pemerintah fokus masalah banjir


Jumat, 24 Januari 2014 / 14:59 WIB
ILUSTRASI. Kementerian BUMN memastikan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) tidak dimerger dengan bank lain./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Hari ini, Jumat (24/1), pemerintah kembali melakukan rapat Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSk) bersama beberapa otoritas terkait. Kondisi terhangat yang terjadi di perekonomian Indonesia pun dibahas, tak terkecuali banjir.

Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan bencana banjir menjadi bahan perbincangan karena bisa mempengaruhi inflasi tahun ini. Banjir akan pengaruhi inflasi di Januari.

"Yang penting kita jaga pasokan pangan," ujar Bambang di Jakarta, Jumat (24/1). Sebelumnya, Bambang memprediksi inflasi Januari ditargetkan tidak lebih dari 1%.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan kondisi perekonomian Indonesia masih stabil. Namun, segala aspek perlu diwaspadai terutama dampak banjir terhadap inflasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×