Penulis: Bimo Kresnomurti
KONTAN.CO.ID - Mengenal apa itu Sensus Ekonomi oleh BPS Tahun 2026. Rekrutmen mitra sensus yang belakangan ramai diperbincangkan publik khususnya di media sosial.
Pasalnya, momen ini berkaitan langsung dengan agenda besar pemerintah, yaitu pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 oleh Badan Pusat Statistik.
Program ini menjadi salah satu kegiatan statistik terbesar di Indonesia yang melibatkan banyak tenaga lapangan untuk menjangkau pelaku usaha hingga tingkat terkecil.
Baca Juga: Mahasiswa Masuk! BPS Akan Seleksi 190.000 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Gaji Rp 5 Juta
Apa Itu Sensus Ekonomi?
Sensus Ekonomi adalah kegiatan pendataan menyeluruh terhadap seluruh aktivitas usaha di suatu negara dalam periode tertentu. Di Indonesia, sensus ini dilakukan secara berkala oleh BPS, umumnya setiap 10 tahun sekali.
Tujuan utamanya adalah untuk:
- Mengumpulkan data lengkap mengenai jumlah dan jenis usaha
- Mengetahui struktur ekonomi nasional
- Mengukur potensi dan perkembangan sektor usaha
- Menyediakan dasar data bagi perumusan kebijakan pemerintah
Sensus ini mencakup hampir semua sektor ekonomi di luar pertanian, seperti perdagangan, industri, jasa, transportasi, hingga ekonomi digital.
Baca Juga: Gaji Petugas Sensus Ekonomi 2026 Rp 5 Juta: Cek Sistem Kejar Setoran!
Kenapa Rekrutmen Mitra Sensus Ramai?
Dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi, BPS membutuhkan banyak tenaga lapangan yang disebut mitra sensus. Mereka direkrut untuk membantu proses pendataan langsung ke pelaku usaha.
Tugas mitra sensus antara lain:
- Mendata usaha di wilayah tertentu
- Melakukan wawancara dengan pelaku usaha
- Menginput data ke sistem BPS
- Memastikan data yang dikumpulkan akurat dan lengkap
Karena cakupan sensus sangat luas, mulai dari usaha besar hingga UMKM, jumlah mitra yang dibutuhkan juga sangat besar. Inilah yang membuat rekrutmen mitra sensus sering menjadi perhatian masyarakat.
Baca Juga: BPS Pangkal Pinang Akan Rekrut Ratusan Petugas Sensus, Gaji Rp 4 juta, Ini Syaratnya!
Alasan Sensus Ekonomi Penting
Data dari sensus ekonomi memiliki peran strategis, di antaranya:
1. Dasar Kebijakan Ekonomi
Pemerintah menggunakan data ini untuk merancang kebijakan, seperti:
- Bantuan UMKM
- Insentif pajak
- Program pemulihan ekonomi
2. Pemetaan Potensi Daerah
Setiap daerah memiliki karakter ekonomi berbeda. Sensus membantu mengetahui:
- Sektor unggulan
- Sebaran usaha
- Peluang investasi
3. Referensi Dunia Usaha
Pelaku bisnis juga memanfaatkan data sensus untuk:
- Analisis pasar
- Ekspansi usaha
- Penentuan strategi bisnis.
Baca Juga: BPS Kebumen Buka Lowongan Kerja Mei 2026, Klik s.bps.go.id/3305daftar_se2026
Siapa Saja yang Didata?
Sensus Ekonomi mencakup:
- Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)
- Perusahaan besar
- Usaha informal (warung, pedagang kecil, dll)
- Startup dan bisnis digital
Namun, sektor pertanian biasanya didata dalam sensus terpisah, yaitu Sensus Pertanian.
Ramainya rekrutmen mitra sensus bukan tanpa alasan. Hal ini merupakan bagian dari persiapan Badan Pusat Statistik dalam melaksanakan Sensus Ekonomi yang berskala nasional.
Sensus ini berperan penting dalam menyediakan data akurat tentang kondisi ekonomi Indonesia. Dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra, proses pendataan diharapkan lebih luas, cepat, dan tepat sasaran, sehingga hasilnya dapat benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi riil di lapangan.
Tonton: Reformasi Polri: Prabowo Putuskan Kapolri Tetap Lewat DPR!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













