kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

132.568 Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina Menuju Makkah untuk Nafar Awal


Jumat, 29 Mei 2026 / 19:47 WIB
132.568 Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina Menuju Makkah untuk Nafar Awal
ILUSTRASI. Jamaah haji padati Mina (ANTARA FOTO/Citro Atmoko)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – MAKKAH. Sebanyak 132.568 jemaah haji Indonesia meninggalkan Mina menuju Makkah pada 12 Zulhijah 1447 H atau Kamis (29/5), usai menuntaskan lontar jumrah dan mengambil nafar awal. Jumlah tersebut setara sekitar 68% dari total jemaah haji Indonesia yang mabit di Mina.

Pergerakan jemaah berlangsung sejak pagi hari. Wakil Satgas Mina PPIH Arab Saudi 2026 Zaenal Muttaqin mengatakan laporan dari petugas di lapangan menunjukkan jemaah mulai bergerak menuju bus sejak pukul 06.00 waktu Arab Saudi.

Menurut Zaenal, sekitar pukul 06.30 hingga 07.00 WAS, bus-bus yang membawa jemaah mulai meninggalkan Mina menuju Makkah. Pergerakan dilakukan bertahap untuk mengurai kepadatan mengingat jumlah jemaah yang berpindah dalam waktu bersamaan sangat besar.

Baca Juga: Ekonom Kompak Prediksi Surplus Dagang RI Susut Tajam pada April 2026

“Untuk jemaah yang meninggalkan Mina dari nafar awal ini, kurang lebih sekitar 68 persen atau 132.568 jemaah,” tutur Zaenal kepada Media Center Haji (MCH), Jumat (29/5/2026).

Ia menjelaskan, jemaah yang mengambil nafar awal berasal dari sekitar 424 kelompok terbang (kloter). Mereka telah menyelesaikan mabit di Mina dan seluruh rangkaian lontar jumrah yang menjadi syarat sebelum kembali ke Makkah.

PPIH Arab Saudi menargetkan pergerakan jemaah nafar awal dapat tuntas pada sore hari. Petugas terus mengatur arus keberangkatan bus dari Mina menuju hotel-hotel jemaah di Makkah.

Zaenal mengingatkan, jemaah yang memilih nafar awal wajib keluar dari wilayah Mina sebelum matahari terbenam. Jika hingga waktu magrib masih berada di Mina, maka jemaah harus melanjutkan mabit dan mengambil nafar tsani.

“Diupayakan pergerakan selesai sampai sekitar pukul 17.00. Kalau melewati batas terbenam matahari, meskipun semula dijadwalkan nafar awal, jemaah harus melanjutkan mabit di Mina dan mengambil nafar tsani,” katanya.

Hingga Kamis siang, PPIH terus memantau pergerakan jemaah dari Mina menuju Makkah melalui koordinasi dengan petugas sektor dan transportasi. Pergeseran besar ini menjadi salah satu fase krusial setelah puncak ibadah haji, sebelum jemaah kembali melanjutkan rangkaian ibadah di Masjidil Haram.

Baca Juga: Surplus Neraca Dagang Menyempit Ke US$ 2 Miliar per April 2026, Efek Impor Energi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×