kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Purbaya Klaim Bisa Kumpulkan Pajak Rp 110 Triliun di 2026 Lewat Cara Ini


Jumat, 17 Oktober 2025 / 14:25 WIB
Purbaya Klaim Bisa Kumpulkan Pajak Rp 110 Triliun di 2026 Lewat Cara Ini
ILUSTRASI. Menkeu Purbaya bakal optimalisasi peran sektor swasta akan menjadi kunci peningkatan penerimaan pajak di 2026.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, optimalisasi peran sektor swasta akan menjadi kunci peningkatan penerimaan pajak di 2026.

Ia menilai, pergeseran sumber pertumbuhan ekonomi dari pemerintah ke swasta secara alami dapat menaikkan rasio pajak (tax ratio) hingga 0,5%.

"Tax ratio pada waktu private-driven sama government-driven growth itu beda. Kalau private, itu lebih tinggi setengah persen dibandingkan dengan government," ungkap Purbaya dalam acara 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kamis (16/10/2025).

Baca Juga: Menkeu Purbaya: Dana Pemerintah di BI Tersisa Rp 238,9 Triliun

Menurutnya, hal itu terjadi karena kegiatan ekonomi yang digerakkan oleh pemerintah cenderung menekan margin penerimaan negara akibat berbagai insentif dan potongan harga dalam proyek-proyek pemerintah.

"Mungkin waktu pemerintah kalau bangun minta diskon terus kali. Kalau swasta kan enggak," katanya.

Dengan asumsi tersebut, ia memperkirakan pemerintah berpotensi memperoleh tambahan penerimaan pajak sekitar Rp 110 triliun pada 2026 hanya dengan mendorong kembali aktivitas ekonomi swasta tanpa perlu kebijakan baru yang signifikan.

"Jadi dari situ saja saya bisa dapat Rp 110 triliun lebih tahun depan hampir otomatis tanpa ngapa-ngapain dengan cara menghidupkan sektor swasta saja," pungkas Purbaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×