kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Proses tender pembangunan gedung baru DPR dihentikan sementara


Senin, 25 April 2011 / 16:39 WIB
ILUSTRASI. waralaba atau kemitraan pangkas rambut Captain Barbershop. KONTAN/Nisa Dwiresya Putri


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Proses tender pembangunan gedung baru DPR dihentikan sementara. Penghentian ini karena adanya evaluasi pembangunan gedung dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Kepala Biro Pemeliharaan Bangunan dan Instalasi Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR Sumirat mengatakan, hasil evaluasi tersebut baru akan selesai pada 13 Mei mendatang. “Kami akan memberitahu rekanan pra-kualifikasi ini untuk kepastian selanjutnya,” ujar Sumirat, Senin (25/4).

Sebelumnya, Ketua DPR Marzuki Alie telah meminta Kementerian Pekerjaan Umum mengkaji pembangunan gedung DPR tersebut. Kajian tersbeut untuk memastikan apakah pembangunan gedung tersebut sudah sesuai dengan standar yang dibuat pemerintah.

Evaluasi ini akan menjadi pedoman bagi Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR. Bila tidak sesuai standar, BURT akan mengadakan sayembara desain baru. Sumirat memperkirakan sayembara desain ini akan membutuhkan waktu yang lama. "Itu mulai dari pengadaan event organizer dan macam-macam," katanya.

Asal tahu saja, ada lima dari delapan yang lolos tahap prakualifikasi. Diantaranya, PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), Kerjasama Operasi (KSO) antara PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dan PT Duta Graha Indah Tbk (DGIK)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×