kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Proses akuisisi Palyja rampung pada Juni 2014


Rabu, 15 Januari 2014 / 16:50 WIB
Promo McD bonus gajian merdeka mulai 24-31 Agustus 2022 untuk diskon besar sampai 20% atau potongan harga Rp 20.000 di aplikasi.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambilalih kepemilikan saham PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) bakal segera terwujud.

Pasalnya, proses negosiasi yang dilakukan oleh dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI yakni PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan PT Pembangunan Jaya untuk mengakuisisi saham milik Astratel dan Suez Environement yang di Palyja masih berlanjut.

Direktur Utama PD PAM Jaya, Sri Widayanto Kaderi membenarkan bahwa proses negosiasi dua BUMD terus berlanjut.

"Pertengahan tahun ini diperkirakan sudah akan selesai," ujar Sri kepada KONTAN, Rabu (15/1).

Ia mengatakan, sudah ada kesepakatan-kesepakatan awal dalam proses negosiasi terhadap perusahaan pengelola air bersih disebelah Barat Kali Ciliwung tersebut.

"Kesepakatan soal harga dan tata cara peralihan saham tersebut masih akan dibahas, tapi secara keseluruhan tak ada masalah," imbuh Sri.

Kendati jalan terus, tapi Sri memastikan, bahwa upaya akuisisi ini tidak mudah, terlebih sempat banyak pihak yang meragukan kemampuan Pemprov DKI Jakarta mengelola perusahaan air tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×