kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.883   -52,00   -0,29%
  • IDX 5.839   -57,18   -0,97%
  • KOMPAS100 757   -7,86   -1,03%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,82   -0,40%
  • IDX30 327   -3,92   -1,18%
  • IDXHIDIV20 403   -4,85   -1,19%
  • IDX80 86   -0,89   -1,02%
  • IDXV30 109   -0,80   -0,73%
  • IDXQ30 105   -1,27   -1,19%

Produksi Gabah Menyusut, Ekspor Beras Masih Terbuka


Kamis, 19 Maret 2009 / 08:05 WIB


Reporter: Uji Agung Santosa |

JAKARTA. Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamuthi mengatakan pemerintah masih membuka kesempatan untuk melakukan ekspor beras meski ramalan produksi I (aram I ) Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan produksi gabah Indonesia hanya 1,16%, lebih rendah dari 2008 yang sebesar 5,54% “Kita masih membukan kesempatan bagi Bulog danswasta asal mengikuti persyaratan,” katanya, kemarin.

Namun menurutnya, ekpor beras hanya dapat dilakukan pasa bulan April dan Juni 2009, saat musim panen berlangsung dengan volume 100.000 ton nasional untuk beras unggul lokal dan beras bersertifikat. Pelabuhan ekspor ditentukan hanya di Jakarta, Surabaya dan Makasar .

Izin ekspor dilakukan oleh Depdag dengan mengajukan nama perusahaan, alamat, nama penanggung jawab, no kotak, surat ijin usaha perdagangan, NPWP, jenis beras yang diekspor harus sangat spesifik, bahan kemasan apa, merk dagang, volume berapa, pelabuhan dimana. Selain itu juga harus ada informasi negara tujuan dan rekomendasi dari Departemen Pertanian. “Jadi walau kita punya alokasi izin ekspor, tapi izinnya sendiri diberikan per perkapalan. April baru akan dimulai,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×