kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Presiden: Pemilu tak perlu diseram-seramkan


Rabu, 19 Februari 2014 / 14:36 WIB
ILUSTRASI. Kurs rupiah cenderung melemah selama sepekan ini karena intervensi Gubernur The Fed. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, pemilu merupakan keharusan demokrasi dan konstitusi. Presiden meminta Pemilu 2014 dijalankan dengan baik, tak perlu gaduh dan diseram-seramkan.

"Pemilu bukanlah sesuatu yang perlu ditakutkan, tidak perlu diseram-seramkan," kata Presiden saat meresmikan pabrik PT Semen Tonasa Unit V dan Power Plant 2x35 MW di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, seperti dikutip dari Situs Presiden, Rabu (19/2/2014).

Dalam pidatonya, Presiden kembali menyinggung Pemilu 2004 dan 2009 yang berjalan baik dan dipuji dunia. Oleh karena itu, Presiden berharap Pemilu 2014 juga dapat berlangsung dengan baik, aman, damai, tertib, jujur, adil, dan demokratis.

"Pemilu tidak perlu harus gaduh dengan aksi kekerasan. Suhu politik meningkat, wajar. Tapi kompetisi ada batasnya," kata SBY.

"Ingatlah, ini keharusan demokrasi dan keharusan konstitusi. Mari jalankan dengan baik," tambah Presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×