kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.929   16,00   0,09%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Presiden Jokowi berduka setelah mendengar pesawat Lion Air JT 610 jatuh


Senin, 29 Oktober 2018 / 13:29 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: kompas.com | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wajah Presiden Joko Widodo tampak berduka setelah mendengar pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di Perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10). 

Mengenakan batik hitam motif laut dan beragam ikan, Presiden tampak mengatupkan bibirnya. "Belum selesai satu musibah, musibah lain datang lagi," ujar Presiden dengan suara pelan dan tenang saat menyalami beberapa wartawan yang berada di acara Our Ocean Conference 2018 di Bali Nusa Dua Conference Center, Senin (29/10). 

Jokowi sempat terdiam sebentar saat mengucapkan hal tersebut. Dalam suasana duka, Presiden melanjutkan kegiatan di OOC 2018 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Kementerian Luar Negeri. 

Pesawat Lion Air yang jatuh sebelumnya lepas landas pukul 06.10 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta dengan rute Bandara Depati Amir di Pangkal-Pinang, Bangka Belitung. Namun, 13 menit setelah lepas landas, pesawat tersebut jatuh ke laut. Pesawat tak tiba di Bandara Pangkal Pinang yang seharusnya dijadwalkan pukul 07.20. 

Pesawat tersebut mengangkut 189 orang dengan 178 penumpang dewasa, seorang anak, dan dua bayi. Selebihnya adalah kru pesawat. (Wisnu Nugroho)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lion Air Jatuh, Jokowi: Belum Selesai Satu Musibah, Musibah Lain Datang Lagi"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×