kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.156   42,00   0,25%
  • IDX 7.359   -99,01   -1,33%
  • KOMPAS100 1.013   -16,22   -1,58%
  • LQ45 735   -11,31   -1,51%
  • ISSI 265   -3,19   -1,19%
  • IDX30 396   -4,62   -1,15%
  • IDXHIDIV20 485   -5,54   -1,13%
  • IDX80 114   -1,53   -1,32%
  • IDXV30 134   -0,86   -0,64%
  • IDXQ30 128   -1,84   -1,42%

Presiden Jamin Tak Ada Perubahan Kebijakan Makro dan Fiskal Sepeninggal Sri Mulyani


Rabu, 05 Mei 2010 / 16:08 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Setelah merestui pengunduran diri Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan, kini saatnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencari pengganti Sri Mulyani.

Sebelum memilih calon pengganti, Presiden SBY menjamin tidak perubahan dalam kebijakan ekonomi pemerintah setelah ditinggal Sri Mulyani. Presiden mengatakan, Menteri Keuangan yang baru nanti tetap menjalankan kebijakan pemerintah yang mengedepankan kebijakan makro ekonomi dan kebijakan fiskal yang prudent dan tepat.

"Sebagai penyangga, sebagai landasan, dan sebagai pra kondisi atas pembangunan perekonomian dan dunia usaha di negeri kita," ujar SBY di kantor Kepresidenan, Rabu (5/5).

Yang jelas, Presiden berjanji sepeninggal Sri Mulyani reformasi di bidang Keuangan, pajak, dan bea cukai terus berlanjut. Selain itu,
sepeninggal Sri Mulyani, Indonesia tetap memainkan peran di forum G-20.

"Menteri Keuangan yang baru nanti juga akan mengemban tugas di forum global untuk kepentingan bangsa dan negara kita," kata Presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×