kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Prediksi peneliti ITB: virus corona capai puncak pada minggu ketiga April


Senin, 23 Maret 2020 / 18:25 WIB
ILUSTRASI. Suasana foto udara tetap ramai di kawasan Gatot Subroto, saat wabah virus corona, Jakarta, Senin (23/03).


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Namun, karena kasus Covid-19 di Indonesia terus merangkak naik, perhitungan simulasi itu pun bergerak dan telah berubah. 

"Data saat ini juga bertambah dan terus naik. Akibatnya, dinamika dari data akan memengaruhi perhitungan parameter model kurva Richard yang berakibat juga pada perubahan proyeksi, baik dari sisi akumulasi maupun puncak kasus," ujar Nuning. 

Karena model proyeksi ini "hanya" berdasarkan informasi data akumulasi kasus, kenaikan kasus akan menyebabkan perubahan proyeksi. "Puncak akan bergeser di sekitar minggu kedua atau ketiga April dan berakhir di akhir Mei atau awal Juni," ungkapnya. 

Tapi perlu dicatat, Nuning menyatakan, ini bisa terwujud kalau penanganan pencegahan virus corona dilakukan secara serius, sigap, dan disiplin oleh semua pihak, mulai elemen individu, masyarakat, sampai pemerintah dan berbagai instansi terkait. 

Baca Juga: Kata WHO, ada 20 vaksin virus corona di dunia yang sedang dikembangkan

Apakah satu bulan setelah puncak, wabah berakhir? Nuning bilang, pemodelan matematika tidak bisa menjawab dan memastikan, apakah satu bulan setelah puncak maka penyebaran berakhir. 

Menurut dia, puncak dan berakhirnya penyebaran sepenuhnya berkaitan dnegan banyak aspek. "Tentu saja selesai secepatnya itu harapan kita semua. Dan model tidak bisa menjamin hal itu," ungkapnya. 

Laporan tentang simulasi pemodelan penyebaran Covid-19 di Indonesia akan dimuat di jurnal asosiasi biomath Indonesia, Journal of Communication in Biomathematical Science (CBMS).

Baca Juga: WHO: Ada 10 negara terlibat dalam uji klinis 4 obat virus corona

Penulis: Gloria Setyvani Putri

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prediksi Penyebaran Corona di Indonesia Berubah, Berakhir Awal Juni"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×