kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pramono akan perbaiki komunikasi Istana-parpol


Rabu, 12 Agustus 2015 / 17:14 WIB
Pramono akan perbaiki komunikasi Istana-parpol


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Sekretaris Kabinet Pramono Anung akan memperbaiki komunikasi Istana dengan partai politik dan lembaga negara lainnya. Perbaikan pola komunikasi itu merupakan salah satu hal yang diminta Presiden Joko Widodo saat memilih Pramono sebagai pengganti Andi Widjajanto.

"Beliau menginginkan komunikasi di dalam dan luar, dengan lembaga tinggi negara dan juga parpol bisa dilakukan lebih intensif," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/8).

Sesuai Perpres Nomor 25 tahun 2015, kata Pramono, Seskab bertugas membantu menangani kesekretariatan Presiden. Ia menilai, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki terkait hal itu.

Mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan itu melanjutkan, ada beberapa program pemerintah yang tidak begitu dipahami oleh masyarakat. Karena itu, Pramono berusaha mengkomunikasikan kebijakan pemerintah dengan lebih baik kepada masyarakat dan lembaga negara lainnya.

"Persoalan yang berkaitan dengan kabinet itu harus disinkronkan dari segi waktu administrasi kepresidenan dan sesuai keinginan beliau," ujarnya.

Komunikasi antara pemerintah dengan partai politik atau lembaga seperti DPR RI sempat mengalami pasang surut khususnya di awal jalannya pemerintahan Presiden Jokowi.

Kritik dari parlemen kerap muncul untuk menyikapi program pemerintahan Jokowi seperti kenaikan harga BBM, polemik pergantian Kapolri, dan terkait buruknya koordinasi antar-kementerian.

Para politisi PDI-P sempat mengkritik Andi Widjajanto, yang dituduh menjauhkan Jokowi dengan partai pendukungnya.

Andi sudah membantah disebut sebagai penghalang Jokowi dengan partai politik pendukungnya. Meski berada di ring satu Istana, kata Andi, hal itu tak membuatnya dapat dengan mudah menemui Jokowi. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×