kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.814.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 17.266   44,00   0,26%
  • IDX 7.072   -34,13   -0,48%
  • KOMPAS100 955   -6,68   -0,69%
  • LQ45 682   -4,42   -0,64%
  • ISSI 255   -2,37   -0,92%
  • IDX30 378   -0,88   -0,23%
  • IDXHIDIV20 463   -1,76   -0,38%
  • IDX80 107   -0,70   -0,65%
  • IDXV30 135   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 121   -0,66   -0,55%

Prabowo Targetkan Masalah Sampah Terkendali Dalam 2–3 Tahun, Jadi Prioritas Nasional


Selasa, 28 April 2026 / 15:47 WIB
Prabowo Targetkan Masalah Sampah Terkendali Dalam 2–3 Tahun, Jadi Prioritas Nasional
ILUSTRASI. Pengolahan sampah plastik (Chandra Asri/Chandra Asri)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menargetkan persoalan sampah di Indonesia mulai dapat dikendalikan dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Ia menegaskan, pengelolaan sampah kini menjadi salah satu prioritas nasional pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Prabowo usai meninjau Tempat Pemrosesan Sampah Terpadu (TPST) berbasis lingkungan dan edukasi di Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026). Menurutnya, model pengolahan sampah yang diterapkan di daerah tersebut terbukti efektif dan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia.

“Sampah pengolahan sampah sekarang jadi prioritas nasional. Dalam dua tiga tahun kita harus kendalikan sampah seluruh Indonesia,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Pemerintah Permudah Impor Bahan Baku Plastik, Respons Gangguan Pasokan Global

Ia mengapresiasi sistem pengelolaan sampah di Banyumas yang dinilai mampu berjalan efektif meski menggunakan teknologi yang tidak terlalu kompleks. Selain itu, penggunaan komponen lokal dalam sistem tersebut dinilai menjadi nilai tambah karena dapat menekan biaya sekaligus mendorong kemandirian.

Prabowo menyebut, sistem pengolahan sampah yang terintegrasi dari tingkat rumah tangga hingga kabupaten menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Bahkan, ia mengungkapkan model ini telah menarik perhatian sejumlah daerah lain untuk diterapkan secara serupa.

“Ini suatu terobosan yang sangat baik. Sistemnya dari rumah tangga sampai ke kabupaten, jadi saya kira sangat efektif dan bisa jadi contoh,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah pusat berencana memberikan bantuan langsung untuk mengembangkan model serupa di berbagai daerah. Prabowo juga optimistis penguatan sistem pengelolaan sampah akan berdampak pada kualitas lingkungan dan daya tarik pariwisata Indonesia.

“Kita akan kembangkan, kita perbaiki, dan bikin lebih efektif. Kita ingin Indonesia benar-benar menjadi negara yang bersih dan indah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Prabowo juga menyinggung target pemerintah daerah Banyumas yang menargetkan kondisi zero sampah pada 2028. Ia menyatakan dukungannya terhadap target tersebut dan berharap daerah lain dapat mengikuti langkah serupa.

Baca Juga: Nafta Bahan Baku Plastik Langka, Pemerintah Targetkan Sumber Baru pada Mei

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×