kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.814.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 17.266   44,00   0,26%
  • IDX 7.072   -34,13   -0,48%
  • KOMPAS100 955   -6,68   -0,69%
  • LQ45 682   -4,42   -0,64%
  • ISSI 255   -2,37   -0,92%
  • IDX30 378   -0,88   -0,23%
  • IDXHIDIV20 463   -1,76   -0,38%
  • IDX80 107   -0,70   -0,65%
  • IDXV30 135   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 121   -0,66   -0,55%

Nafta Bahan Baku Plastik Langka, Pemerintah Targetkan Sumber Baru pada Mei


Selasa, 28 April 2026 / 15:07 WIB
Nafta Bahan Baku Plastik Langka, Pemerintah Targetkan Sumber Baru pada Mei
ILUSTRASI. Harga produk berbahan plastik naik di Ternate (ANTARA FOTO/Andri Saputra)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah tengah mencari sumber alternatif nafta untuk menjaga pasokan bahan baku plastik bagi industri petrokimia yang terganggu akibat konflik global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, gangguan pasokan nafta terjadi seiring dampak perang di Selat Hormuz yang membuat industri kesulitan memperoleh bahan baku utama tersebut.

“Pemerintah mencarikan sumber alternatif bahan baku nafta. Itu sedang dicarikan, targetnya kita harapkan bulan Mei, nanti kita lihat lagi,” ujar Airlangga di kantornya, Selasa (28/4/2026.

Baca Juga: Pasokan Bahan Baku Plastik Langka, Pemerintah Dorong Industri Alihkan Nafta ke LPG

Ia menambahkan, Presiden juga telah meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mencari sumber-sumber pasokan nafta baru. Namun sebagai langkah cepat, pemerintah menyiapkan alternatif bahan baku lain melalui LPG.

“Sebagai langkah ini, impor LPG biaya masuknya diturunkan dari 5% menjadi 0%, sehingga refinery bisa memperoleh bahan baku alternatif dari nafta ke LPG. Karena refinery ini dibutuhkan untuk bahan baku plastik,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×