kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Prabowo Targetkan Masalah Sampah Nasional Tuntas dalam 2–3 Tahun


Rabu, 08 April 2026 / 17:59 WIB
Prabowo Targetkan Masalah Sampah Nasional Tuntas dalam 2–3 Tahun
ILUSTRASI. waste to energy (danantara/Danantara)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menargetkan persoalan sampah di seluruh Indonesia dapat diselesaikan dalam waktu 2 hingga 3 tahun melalui pemanfaatan teknologi dalam negeri dan kolaborasi dengan perguruan tinggi.

Menurut Prabowo, pemerintah telah menyiapkan strategi konkret untuk menangani persoalan sampah yang selama ini menjadi masalah di berbagai daerah. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan inovasi teknologi dalam negeri sebagai solusi utama.

“Saya telah minta profesor-profesor kampus-kampus sekarang harus bekerja. Dan mereka sudah bekerja. Kita punya teknologi sekarang untuk membersihkan sampah buatan kita sendiri,” kata Prabowo dalam Rapat Kerja Eksekutif bersama jajaran kementerian, lembaga, dan pimpinan BUMN di Istana Negara pada Selasa (8/4/2026).

Baca Juga: Perusahaan China Ini Kembali Jadi Pemenang Proyek Listrik Sampah Danantara di Bogor

Prabowo menegaskan bahwa solusi yang dikembangkan tidak harus bergantung pada teknologi mahal dari luar negeri. Ia optimistis kemampuan dalam negeri cukup untuk mengatasi persoalan tersebut secara menyeluruh.

“Tidak usah kita beli teknologi yang terlalu mahal dari luar. Dalam waktu 2–3 tahun, sampah seluruh Indonesia akan kita selesaikan,” tegasnya.

Ia bahkan menargetkan tidak akan ada lagi wilayah di Indonesia yang terdampak persoalan sampah, baik di kota maupun daerah. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan lingkungan yang bersih dari Sabang hingga Merauke.

“Tidak akan ada kota, tidak akan ada jalan, tidak akan ada bagian Indonesia yang bau oleh sampah,” katanya.

Baca Juga: Longsor di TPST Bantargebang, Menteri LH: 80 Juta Ton Sampah Menumpuk

Lebih lanjut, Prabowo mengaitkan penanganan sampah sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi nasional di tengah situasi krisis global. Ia menilai tantangan global justru menjadi momentum untuk mempercepat pembenahan di dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×