kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Prabowo Punya Program Baru Genjot Pendapatan Negara, Akan Dipimpin Wamenkeu Anggito


Rabu, 26 Februari 2025 / 11:58 WIB
Prabowo Punya Program Baru Genjot Pendapatan Negara, Akan Dipimpin Wamenkeu Anggito
ILUSTRASI. Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu. Presiden Prabowo Subianto akan memiliki program baru khusus untuk meningkatkan penerimaan negara yang akan dipimpin Wamenkeu Anggito Abimanyu.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto akan memiliki program baru khusus untuk meningkatkan penerimaan negara.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo dalam CNBC Economic Outlook 2025, Rabu (26/2).

Hanya saja, Hashim tidak menjelaskan secara detail mengenai program yang dimaksud.

Baca Juga: Hashim Sebut Toyota Ingin Jadikan Indonesia Jadi Pusat Manufaktur Kawasan Selatan

Namun, Hashim mengatakan, program untuk meningkatkan rasio penerimaan negara tersebut akan dipimpin Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu.

"Ini ada satu hal baru, ini ada program peningkatan revenue ratio kita. Program ini dipimpin pak Anggito," katanya.

Dengan program baru tersebut, Prabowo ingin rasio penerimaan negara Indonesia bisa bisa setara negara Kamboja di level 18% Produk Domestik Bruto (PDB).

Baca Juga: Tak Satu Dolar AS Pun Cair, Hashim Sebut Program JETP Gagal

Bahkan dalam jangka panjang, rasio penerimaan negara ditargetkan akan seperti negara Vietnam yang mencapai 23% PDB.

"Saya sudah ketemu Bank Dunia tujuh kali, saya sendiri dengan tim. Mereka katakan itu sangat mungkin Indonesia sama dengan Kamboja di level 18%," kata Hashim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×