kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.008,41   -2,46   -0.24%
  • EMAS1.131.000 0,27%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Prabowo: Kebiasaan Kita Adalah Nanti Koneksi, Koncoisme dan Sebagainya


Senin, 12 Februari 2024 / 11:16 WIB
Prabowo: Kebiasaan Kita Adalah Nanti Koneksi, Koncoisme dan Sebagainya
ILUSTRASI. Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto memberi hormat usai menyampaikan pandangannya saat Debat Kelima Pilpres 2024 di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024). Debat tersebut bertemakan kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Menteri Pertahanan sekaligus calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menyinggung soal praktik koneksi, atau yang ia sebut “koncoisme”, di Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada wisuda di Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (12/2/2024).

Prabowo menegaskan, mahasiswa Unhan yang diwisuda hari ini adalah mereka yang berprestasi tanpa melihat faktor koneksi. 

Baca Juga: Lembaga Survei Jagokan Pilpres Satu Putaran

Ia pun mengatakan, kalau ingin Indonesia hebat, mereka yang beprestasi harus dihormati.

“Jadi, kalau negara kita mau hebat, yang dihormati dan dihargai harus segera dipromosikan, segera diberi penghargaan mereka yang berprestasi,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan, merit system atau sistem merit harus dilanggengkan di Indonesia.

“Ini tradisi yang harus kita langgengkan. Kebiasaan kita adalah nanti koneksi, koncoisme dan sebagainya, kamu anaknya siapa? Ponakan siapa? Dan sebagainya,” kata Prabowo.

Baca Juga: Indonesia's Prabowo Confident of Winning Presidential Vote in Single Round

Prabowo berbangga diri, Unhan menerima mahasiswa berdasarkan prestasi. Ia meminta tradisi itu dipertahankan.

“Saya mau minta tradisi ini terus dipertahankan sekeras-sekeransya,” ucap Prabowo.

“Saya bangga, masuk anak-anak yang mungkin tidak diduga bisa menghasilkan sarjana-sarjana Stem (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika). Ada anaknya petani, pekerja pelabuhan, penjual bakso di pasar, ini membanggakan hati saya,” kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo: Kebiasaan Kita Koneksi dan "Koncoisme", Kamu Anak Siapa, Ponakan Siapa..."

Selanjutnya: Tak Disangka-Sangka! 5 Air Rebusan Daun Ini Efektif Mengobati Asam Lambung

Menarik Dibaca: 3 Promo Pemilu 2024 di Dunkin, DCost, dan Wingstop, Menu Hemat Serba Rp 19.000

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Outlook 2024, Meneropong saham unggulan di Tahun Politik The Coughing Dragon | Global Market Series - China

[X]
×