kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Prabowo ke Jajaran Menteri: Jangan Setia ke Saya, Setialah ke Rakyat


Sabtu, 20 Desember 2025 / 17:20 WIB
Prabowo ke Jajaran Menteri: Jangan Setia ke Saya, Setialah ke Rakyat
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto Pimpin Rapat Terbatas di Aceh. (DOK/Biro Pers Sekretariat Presiden)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – SERANG. Presiden Prabowo Subianto menegaskan kepada jajaran menterinya agar mengedepankan kesetiaan kepada rakyat, bukan kepada dirinya sebagai individu.

Prabowo mengingatkan bahwa kepemimpinan bersifat sementara, sementara nilai-nilai kebangsaan harus dijaga secara berkelanjutan.

“Jangan setia kepada Prabowo. Prabowo bisa datang dan bisa pergi. Kita harus setia kepada nilai-nilai, setia kepada tanah air, setia kepada bangsa, dan setia kepada rakyat,” ujar Prabowo dalam acara Akad Massal 50.030 KPR FLPP dan Serah Terima Kunci di Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025).

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Jalan Komersialisasi Riset Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas serta pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi.

Kepala Negara menegaskan komitmennya untuk membersihkan aparatur negara agar pelayanan publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Pemerintah harus bersih. Pemerintah tidak bisa mengizinkan institusinya korup. Kalau aparat yang melayani tidak jujur, kekayaan negara tidak akan sampai ke rakyat,” tegasnya.

Prabowo turut mengkritik praktik penyelewengan anggaran, termasuk mark up proyek. Menurutnya, praktik tersebut sama dengan mencuri uang rakyat dan harus dihentikan.

“Mark up itu sama dengan mencuri. Sudah-sudah. Jangan ngakalin pemerintah, jangan ngakalin rakyat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa keberpihakan pemerintah harus selalu ditujukan kepada rakyat kecil dan kelompok paling lemah.

Baca Juga: Prabowo Sebut 29 Juta Rakyat Belum Punya Hunian Layak dan Janji Benahi Anggaran

Ia meyakini, jika kelompok tersebut diberdayakan, maka perputaran ekonomi nasional akan bergerak secara alami.

“Kalau yang paling lemah ini berdaya, dia akan menghidupkan seluruh ekonomi,” pungkas Prabowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×