kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Prabowo: Kami lihat kok rakyat masih susah, kok rakyat saya ada yang belum makan


Senin, 25 Februari 2019 / 09:44 WIB
Prabowo: Kami lihat kok rakyat masih susah, kok rakyat saya ada yang belum makan


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - LAMONGAN. Saat berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Drajat di Dusun Banjar Anyar, Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Lamongan, Minggu (24/2) sore, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, sempat mengutarakan salah satu alasan dirinya maju ke Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Waktu muda saya masuk tentara, saya teken mati untuk membela negara ini. Kami umur 18 tahun, tidak tahu berapa sisa hidup kami, dikirim ke daerah perang di mana-mana ikhlas, siap mati demi republik ini," ujar Prabowo di hadapan ribuan kader Partai Gerindra, simpatisan, serta santri dan santriwati di lapangan Ponpes Sunan Drajat, Minggu (24/2) sore.

"Pada saat berhenti dari dinas tentara, kami lihat kok rakyat masih susah, kok rakyat saya ada yang belum makan, kok pemuda susah dapat pekerjaan, kok kekayaan kita mengalir ke luar negeri, kok tidak ada yang tinggal di Indonesia, kok pemerintah kita di mana-mana banyak korupsinya, dan kalau kita bilang banyak korupsi ada yang marah," lanjutnya.

Melihat banyaknya massa yang hadir di lapangan Ponpes Sunan Drajat, Prabowo semakin optimistis akan menang pada Pilpres 2019. Namun ia sempat mengatakan bahwa kunjungan dirinya ke Ponpes Sunan Drajat tidak termasuk dalam agenda kampanye di Jawa Timur dan merupakan silaturahim biasa dengan pimpinan ponpes.

"Jadi saudara-saudara sekalian, saya sampaikan banyak terima kasih. Saya merasakan hari ini tambahan kekuatan, saya merasa semangat yang tambah. Saya melihat muka-muka kalian penuh harapan, membuat saya tambah semangat. Saya tambah energi, saya tambah yakin bahwa saya tidak boleh berhenti, saya tidak boleh istirahat, saya tidak boleh capek, sampai rakyat saya sejahtera," ucap dia.

Ia pun kemudian menyebut bahwa Indonesia merupakan negara kaya raya dan memiliki sejumlah kekayaan alam yang bisa diolah untuk menyejahterakan rakyat. Prabowo pun siap menjadikan Indonesia lebih baik jika nanti terpilih menjadi presiden.

"Kami bertekad akan membereskan yang belum beres, untuk meluruskan yang belum lurus, dan yang terutama untuk mengembalikan kekayaan bangsa ini kembali ke rakyat Indonesia," kata dia. (Kontributor Gresik, Hamzah Arfah)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo: Saat Berhenti dari Dinas Tentara, Kami Lihat Kok Rakyat Masih Susah",

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×