kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Prabowo janji libatkan masyarakat dalam perencanaan pembangunan infrastruktur


Minggu, 17 Februari 2019 / 21:00 WIB


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Debat sesi kedua mengeluarkan pertanyaan akan inisiatif calon presiden (capres) dalam menyelesaikan konflik pembangunan, pasalnya konflik agraria kerap menjadi momok dan pembangunan dikhawatirkan tidak inklusif meliputi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Capres nomor urut dua Prabowo Subianto berargumentasi bahwa pihaknya akan melibatkan masyarakat dalam perhitungan dan dampak pembangunan.

"Saya melihat masalah cost of money, atau biaya uang harus diamankan kita banyak utang komersial, akan berhubungan dengan efisiensi infrastruktur tersebut," jelasnya.

Jokowi membalas bahwa pemerintahnya sendiri sudah mengubah konsep ganti rugi pembangunan manjadi ganti untung. Cost of land atau biaya penggantian dari kontraktor pada masyarakat sudah ia tingkatan dari.

"Karena cost of land, biayanya kecil 2,5% kenapa tidak jadi 4% itu yg saya perintahkan kepada kontraktor agar ditingkat kabupaten agar tidak terjadi konflik," balasnya.

Tak hanya itu pembangunan jalan sepanjang 191.000 kilometer juga menjadi bagian dari realisasi pembangunan untuk kepentingan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×