kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Prabowo-Gibran Bakal Revisi Payung Hukum Agar Subsidi Energi Tepat Sasaran


Minggu, 18 Februari 2024 / 15:38 WIB
Prabowo-Gibran Bakal Revisi Payung Hukum Agar Subsidi Energi Tepat Sasaran
Prabowo-Gibran Bakal Revisi Payung Hukum Agar Subsidi Energi Tepat Sasaran


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID-JAKARTA.  Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, Eddy Soperno mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan revisi atau penyempurnaan payung hukum kebijakan subsidi energi.

Eddy bilang, payung hukum tersebut akan mengatur mengenai kriteria siapa saja masyarakat yang berhak menikmati subsidi energi. Selain itu, ada juga sanksi hukum bagi pihak yang menjual energi bersubdisi kepada masyarakat umum.

"Juga (ada) sanksi hukum bagi mereka yang tetap menjual energi bersubsidi, BBM bersubsidi, LPG 3 kilogram bersubsidi kepada masyarakat umum atau mereka yang membeli energi bersubsidi," ujar Eddy dalam Video Klarifikasi yang diterima Kontan.co.id, Minggu (18/2).

Baca Juga: TKN Prabowo-Gibran Bantah Program Makan Siang Gratis Akan Pangkas Subsidi BBM

Oleh karena itu, pihaknya akan mengevaluasi untuk mengefisiensi subsidi energi dan membuatnya lebih tepat sasaran.

"Efisiensi yang dihasilkan itu merupakan penghematan APBN, di mana penghematannya itu dipergunakan untuk membiayai program-program APBN lainnya," katanya. 

Dengan begitu, dirinya membantah bahwa program makan siang dan susu gratis akan memangkas subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Baca Juga: Simak Saham yang Kena Sentimen Positif Keunggulan Sementara Prabowo di Real Count

Eddy mengatakan, yang akan dilakukan oleh pihaknya untuk memenuhi kebutuhan anggaran tersebut adalah dengan mengevaluasi subsidi BBM yang tidak tepat sasaran.

"Tidak ada pemotongan pemangkasan BBM. Yang ada adalah efisiensi di bidang subsidi energi agar tepat sasaran," imbuh Eddy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×