kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.879   21,00   0,12%
  • IDX 6.092   -25,13   -0,41%
  • KOMPAS100 793   -1,17   -0,15%
  • LQ45 598   -1,56   -0,26%
  • ISSI 212   -1,49   -0,70%
  • IDX30 338   -0,71   -0,21%
  • IDXHIDIV20 414   -1,85   -0,45%
  • IDX80 90   -0,23   -0,25%
  • IDXV30 111   -0,66   -0,59%
  • IDXQ30 108   -0,39   -0,36%

Prabowo Akui Ekonomi, Sistem Politik dan Demokrasi Berjalan Perlu Penyempurnaan


Selasa, 05 Maret 2024 / 12:41 WIB
Prabowo Akui Ekonomi, Sistem Politik dan Demokrasi Berjalan Perlu Penyempurnaan
ILUSTRASI. Prabowo optimistis bakal dilantik menjadi Presiden pada bulan Oktober mendatang


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Pertahanan sekaligus calon Presiden Indonesia nomor urut 02 Prabowo Subianto mengakui kondisi ekonomi, sistem politik, dan demokrasi berjalan perlu disempurnakan.

“Sekarang kita diakui ekonomi salah satu terbaik, sistem politik, demokrasi berjalan. Apakah sempurna? Ya tidak, apakah ada kurang? Ya pasti. Tetapi rakyat melihat dan rakyat kita semakin cerdas, pintar, akses ke informasi tambah baik,” tutur Prabowo kepada awak media usai menjadi pembicara dalam agenda Mandiri Investment Forum 2024, Selasa (5/3).

Meski begitu, Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi salah satu yang terbaik di dunia saat krisis global berlangsung dan penuh ketidakpastian. Bahkan lanjutnya, Indonesia mampu menghadapi berbagai krisis yang pernah terjadi selama ini.

Di samping itu, Prabowo optimistis di kancah global Indonesia akan dianggap sebagai negara yang paling dinamis, atraktif, dan bisa mendatangkan investasi sebanyak-banyaknya.

Baca Juga: Prabowo: InsyaAllah 20 Oktober Saya Dilantik dan Transisinya Akan Lancar

Untuk mencapai investasi tersebut, Ia menyampaikan kolaborasi dan kerjasama ekonomi yang besar, menengah, kecil, koperasi, pedagang pasar, petani, nelayan, harus bersinergi dan mampu merangkul satu sama lain.

“Yang bawah akan berdaya, kemampuan daya beli kuat, dan kita sepakat harus hilangkan kemiskinan. Kita harus kerja keras,” tambahnya.

Prabowo juga optimistis, dengan sinergi dan kerjasama tersebut, pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 7% hingga 8% dalam 3 sampai 5 tahun kedepan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×