kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.042.000   -45.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.918   27,00   0,16%
  • IDX 7.351   -38,05   -0,51%
  • KOMPAS100 1.021   -6,01   -0,58%
  • LQ45 750   -2,20   -0,29%
  • ISSI 258   -2,10   -0,81%
  • IDX30 399   0,09   0,02%
  • IDXHIDIV20 495   3,77   0,77%
  • IDX80 115   -0,63   -0,55%
  • IDXV30 134   0,63   0,47%
  • IDXQ30 129   0,21   0,16%

Satu Tahun Berjalan, Danantara Investment Management Kantongi Komitmen Rp 346 Triliun


Kamis, 12 Maret 2026 / 07:53 WIB
Satu Tahun Berjalan, Danantara Investment Management Kantongi Komitmen Rp 346 Triliun
ILUSTRASI. Danantara sukses kantongi Rp 346 triliun komitmen investasi asing.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) mengklaim dalam satu tahun pertama operasionalnya, sukses mengantongi komitmen investasi asing dan memperluas kapasitas pembiayaan nasional hingga ratusan triliun rupiah.

CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, mengungkapkan bahwa DIM telah menjalankan perannya untuk menarik investasi strategis serta memperluas kemitraan internasional. Hingga saat ini, DIM telah menjalin 11 kemitraan strategis global melalui berbagai memorandum of understanding (MoU).

"Dalam tahun pertama operasionalnya, DIM telah menjalin 11 kemitraan strategis global melalui berbagai memorandum of understanding (MoU) dengan komitmen investasi yang mencapai sekitar Rp 346 triliun, guna menyalurkan investasi asing dan keahlian global ke berbagai sektor prioritas di Indonesia," ujar Rosan dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga: Setahun Berjalan, Danantara Klaim Garap Proyek Hilirisasi Senilai US$ 26 Miliar

Tak hanya menarik modal asing, DIM juga dikabarkan memperluas kapasitas investasi nasional dengan menciptakan tambahan kapasitas pembiayaan sekitar Rp 150 triliun. Angka ini diperoleh melalui kombinasi berbagai instrumen keuangan seperti pinjaman, penyertaan modal, penerbitan patriot bonds, hingga fasilitas revolving credit facility (RCF) dari institusi global.

Rosan menjelaskan, DIM juga mulai terjun ke berbagai proyek investasi strategis di luar negeri dan dalam negeri. Salah satunya adalah partisipasi dalam pengembangan proyek Kampung Haji di Mekkah yang diharapkan dapat memperkuat ekosistem halal global serta meningkatkan multiplier effect ekonomi bagi Indonesia.

Di dalam negeri, DIM mendorong investasi pada proyek pembangunan nasional, termasuk co-investment pada fasilitas waste-to-energy. Proyek ini diproyeksi memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional hingga sekitar Rp 1,3 triliun–Rp 1,6 triliun per tahun selama masa konstruksi.

Melalui momentum satu tahun ini, Danantara menegaskan komitmennya untuk memperkuat fondasi tata kelola serta meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara. Rosan menekankan pentingnya profesionalitas dalam mendorong investasi yang memberikan dampak ekonomi dan sosial jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×