kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   -50.000   -1,72%
  • USD/IDR 17.110   58,00   0,34%
  • IDX 7.308   28,38   0,39%
  • KOMPAS100 1.009   3,07   0,31%
  • LQ45 734   0,28   0,04%
  • ISSI 264   3,48   1,33%
  • IDX30 393   -5,78   -1,45%
  • IDXHIDIV20 480   -6,76   -1,39%
  • IDX80 114   0,27   0,24%
  • IDXV30 133   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 127   -1,85   -1,43%

Prabowo Akan Bangun Terminal Khusus Haji di Arab Saudi, Minta Garuda Tindaklanjuti


Rabu, 08 April 2026 / 16:18 WIB
Prabowo Akan Bangun Terminal Khusus Haji di Arab Saudi, Minta Garuda Tindaklanjuti
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto (Youtube/Sekretaris Presiden)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana membangun terminal khusus di Arab Saudi untuk melengkapi fasilitas layanan haji jemaah Indonesia. 

Hal itu ditegaskan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Bersama Menteri, Kepala Badan dan Dirut BUMN di Istana Negara, Rabu (8/4/2026). 

Prabowo mengklaim bahwa rencana ini sudah mendapatkan persetujuan langsung dari pemerintah Arab Saudi. 

Baca Juga: Prabowo: Indonesia Masuk Papan Atas Negara Aman di Tengah Ancaman Perang Dunia

"Saya sudah mengajukan dan prinsipnya sudah disetujui. Saya minta izin dari kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia bisa punya terminal khusus haji supaya bisa lebih cepat masuk dan keluar," jelasnya. 

Untuk itu, Kepala Negara meminta kepada Direktur Utama Garuda Indonesia dan CEO Danantara untuk mendekati Saudi Air untuk menindaklanjuti rencana ini. 

"Saya minta untuk mendekati Saudi Air supaya bikin Joint Venture, saya telah menginstruksikan," lanjutnya. 

Menurutnya kerja sama ini juga bisa menjadi opsi untuk meningkatkan keuntungan kedua perusahaan maskapai. 

Prabowo menjelaskan bahwa selama ini Garuda selalu membawa jemaah haji terbang ke Tanah Suci, namun pulangnya tidak pernah membawa penumpang. 

Baca Juga: Biaya Haji Terancam Bengkak Rp 1 Triliun, DPR Pertanyakan Sumber Dana

"Ini kan tidak ekonomis, tidak masuk akal. Arab Saudi juga demikian, dia mengembalikan jemaah haji kita ke Indonesia kembalinya kosong," ujar Prabowo. 

Untuk itu, Presiden mengusulkan agar ada kerja sama untuk membangun satu anak perusahaan bersama antara Garuda bersama dengan Saudi Air. 

Selain ada keuntungan bersama, menurutnya kerja sama ini bisa membuat harga tiket pesawat bisa lebih turun dan mempersingkat waktu. 

"Sudah dikerjakan belum? Saya sudah perintahkan kurang lebih 2 bulan yang lalu. Ya ini harus kerja cepat pemerintah ini kerja cepat. Ya nanti dirut Garuda menghadap saya," tutup Prabowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×