kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

PPP harap Jokowi pimpin Jakarta dua periode


Selasa, 12 November 2013 / 10:08 WIB
PPP harap Jokowi pimpin Jakarta dua periode
ILUSTRASI. Berikut trik mudah untuk mengombinasikan warna cat tembok dengan keramik.


Sumber: TribunNews.co | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo merajai survei calon presiden. Namun, PDI Perjuangan tempat Jokowi bernaung belum memutuskan apakah Mantan Walikota Solo itu akan diusung pada Pemilu 2014 atau tidak.

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pun ikut menanggapi wacana tersebut. Menurut Wasekjen PPP Arwani Thomafi, kinerja Jokowi di Jakarta cukup bagus. Masyarakat Jakarta, katanya, masih menginginkan kepemimpinan Jokowi membenahi ibukota. "Saya berharap Jokowi dua periode menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, masyarakat menginginkan begitu, " kata Arwani di Jakarta, Selasa (12/11/2013).

Arwani mengakui sudah terbukti selama setahun, kinerja pemerintahan Jokowi-Ahok cukup bagus. Mengenai calon presiden, Arwani menilai belum pas untuk Jokowi.

"Saya kira tidak bisa satu tahun langsug dianggap pas untuk menjadi presiden, bisa dibutuhkan untuk memberikan waktu membangun pemerintahannya lima tahun kedepan," ungkap Anggota Komisi V DPR itu.

Namun, Arwani mengatakan tidak salah bila ada masyarakat yang menyampaikan rasa simpatik kepada seseorang. Namun, ia mengingatkan bahwa ada banyak hal yang harus dilalui untuk menjadi calon presiden.

"Tahapan-tahapan ada banyak hal yang harus dilalui tidak cukup satu-dua tahun, saya harus mengapresiasi apa yang dilakukan Jokowi di Jakarta," ujarnya. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×