kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

PPN Arab Saudi berimbas ke proposal First Travel


Rabu, 03 Januari 2018 / 17:17 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan pemerintah Arab Saudi yang menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 5% akan menjadi pertimbangan PT First Travel Anugerah Karya Wisata alias First Travel dalam menyusun proposal perdamaian dalam proses restrukturisasi utang (PKPU).

"Pasti akan menjadi perhitungan, nanti kami akan bahas lebih lanjut," ungkap tim pengurus penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) First Travel, Sexio Noor Sidqi kepada Kontan.co.id, Rabu (3/1) .

Pembahasan itu akan dilakukan tim pengurus PKPU di pekan depan bersama Direksi First Travel, Andika Surachman dan Annisa Hasibuan. Menurut Sexio, kenaikan pajak yang dimulai awal Januari 2018 itu telah diprediksi sejak Oktober 2017.

Hal tersebut mau tidak mau membuat seluruh biaya pelayanan mulai dari hotel dan makanan melonjak naik. Apalagi, dalam penawarannya First Travel akan memberangkatkan para jamaahnya di tahun ini.

"Perlu dipikirkan bagaimana menyiasatinya. Namun yang pasti para jamaah tidak akan diibebankan biaya tambahan," tambahnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×