kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

PPKM Level diperpanjang, ini aturan main perjalanan dengan pesawat


Selasa, 31 Agustus 2021 / 16:22 WIB
ILUSTRASI. Calon penumpang pesawat berjalan di area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (12/8/2021). PPKM Level diperpanjang, ini aturan main perjalanan dengan pesawat. ANTARA FOTO/Fauzan.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4-2. Untuk perjalanan dengan pesawat udara, berikut aturan main terbaru.

Mengacu Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2021, untuk perjalanan dengan pesawat udara antarkota atau kabupaten di dalam Jawa dan Bali cukup menunjukkan hasil negatif antigen H-1 atau satu hari sebelum keberangkatan.

"Dengan syarat, sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua," sebut Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2021 yang terbit 30 Agustus lalu.

Tapi, jika baru mendapatkan satu dosis vaksin, tetap wajib menunjukkan hasil negatif PCR H-2 atau dua hari sebelum keberangkatan. Aturan ini berlaku untuk wilayah PPKM 4-2.

Sementara untuk kedatangan dari luar Jawa dan Bali atau keberangkatan dari Jawa dan Bali ke luar dari Jawa dan Bali, harus menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi dosis pertama dan PCR negatif H-2.

Selanjutnya: PPKM Jawa Bali diperpanjang, 25 daerah masih berstatus level 4, tapi bukan Jakarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×