kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Posko angkutan laut Natal resmi dibuka


Senin, 18 Desember 2017 / 15:17 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam rangka memantau dan memonitor penyelenggaraan angkutan laut Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, Kementerian Perhubungan (Kemhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut hari ini (18/12) resmi membuka Pos Komando (Posko) Angkutan Laut Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di seluruh wilayah kerja Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Posko Angkutan Laut Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 dilakukan mulai tanggal 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018. "Pembukaan posko tersebut ditandai dengan dilaksanakannya Apel Kesiapan Angkutan laut Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 oleh semua unsur Direktorat Jenderal Perhubungan Laut baik di pusat maupun di UPT daerah," ujar Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Dwi Budi Sutrisno dalam keterangan resmi, Senin (18/12).

Apel kesiapan tersebut dimaksudkan untuk memantapkan koordinasi antar petugas instansi terkait, penyedia jasa dan asosiasi
yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan angkutan laut Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, sehingga pelayaran diharapkan dapat terlaksana dengan selamat, aman, lancar, tertib dan nyaman.

Seperti tahun sebelumnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru pasti akan terjadi mobilisasi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk pulang kampung atau menikmati liburan di seluruh wilayah Indonesia.

"Adanya aktivitas perpindahan orang dalam jumlah yang sangat besar dalam waktu yang singkat ini akan menimbulkan persoalan yang kompleks dan membutuhkan manajemen pengelolaan dan penanganan lalu lintas dan angkutan yang harus baik, terpadu dan terintegrasi dengan melibatkan stakeholders terkait termasuk peran serta masyarakat," ujar Dwi.

Sebagai informasi, dalam penyelenggaraan posko angkutan laut Natal dan Tahun Baru, semua pemantauan dan pengendalian lalu lintas dan angkutan laut dilakukan melalui posko tersebut.  Pada penyelenggaraan angkutan laut Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 ini akan melakukan pemantauan di 52 pelabuhan yang diperkirakan akan mengalami lonjakan penumpang.

Adapun diperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkutan laut sebesar 2% dibandingkan pada Angkutan Laut Natal 2016 dan Tahun Baru 2017. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×