kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.636   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.675   55,28   0,84%
  • KOMPAS100 874   7,71   0,89%
  • LQ45 662   5,95   0,91%
  • ISSI 233   1,88   0,81%
  • IDX30 370   2,56   0,70%
  • IDXHIDIV20 457   2,27   0,50%
  • IDX80 100   0,88   0,89%
  • IDXV30 127   0,86   0,68%
  • IDXQ30 118   0,68   0,58%

Polri kembali kirim pasukan ke Papua


Senin, 02 September 2019 / 15:01 WIB
ILUSTRASI. KONDISI JAYAPURA USAI AKSI UNJUK RASA


Reporter: | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali kirim pasukan ke Papua. Hal itu disampaikan sebagai upaya pengamanan. Kehadiran polisi ditujukan untuk menciptakan kondisi di Papua dan Papua Barat aman dan damai.

"Kehadiran TNI Polri yang ada di Papua dan Papua Barat untuk menciptakan kondisi aman dan damai," ujar Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kompleks istana kepresidenan, Senin (2/9).

Kehadiran aparat ke Papua pun dinilai telah bekerja sama dengan pemerintah daerah, pemuka agama, dan tokoh pemuda. Aparat TNI dan Polri akan memberikan edukasi di Papua dam Papua Barat. "Edukasi ke masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu berita," terang Dedi.

Baca Juga: Kepolisian sebut ada 2 warga sipil tewas dalam kerusuhan di Papua

Penyebaran berita pun terus dipantau di media sosial. Dedi bilang saat ini telah teridentifikasi 52.000 konten berita bohong atau hoaks di media sosial. Identifikasi konten hoaks tersebut dilakukan bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Pihak yang dianggap menunggangi kerusuhan pun terus di dalami. Sebelumnya terdapat 4 warga negara asing (WNA) yang dideportasi karena melanggar aturan keimigrasian.

Selain itu Polri juga mendalami pihak asing yang mendorong kerusuhan. Meski begitu Dedi memastikan belum ada penetapan tersangka hingga saat ini. "Polri bekerja sesuai fakta hukum dan kita belum bisa melakukan tindakan hukum terhadap oknum yang berada di luar negeri," jelas Dedi.

Baca Juga: Pastikan keamanan, Kapolri dan Panglima TNI terbang ke Papua

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×