kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Politisi Demokrat Benny K.Harman diperiksa KPK


Rabu, 11 Desember 2013 / 10:15 WIB
ILUSTRASI. Tiga saham masuk dan tiga saham ditendang dari indeks IDX30.


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Politikus Partai Demokrat sekaligus anggota DPR RI Komisi III Benny K. Harman menyambangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK, Rabu (11/12).

Menurut Benny, dirinya datang ke kantor KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas kasus dugaan penerimaan janji atau hadiah terkait pembangunan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang, Bogor.

"(Terkait kasus) Hambalang," singkat Benny kepada wartawan setibanya di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (11/12).

Benny datang sekitar pukul 9.00 WIB dengan mengenakan baju batik berwarna coklat gelap. Benny lebih memilih irit bicara ketika ditanyai wartawan terkait pemeriksaannya hari ini.

Ketika dikonfirmasi apakah dirinya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anas Urbaningrum pun Benny menjawabnya dengan singkat. "Ya, ya," katanya.

Terkait kasus ini, Anas yang juga merupakan mantan Ketua Umum Partai Demokrat diduga menerima gratifikasi berupa sejumlah uang terkait pemilihannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat pada Kongres Demokrat yang diikuti tiga calon, yaitu Andi Mallarangeng, Anas Urbaningrum, dan Marzuki Alie. Selain itu, Anas juga diduga menerima gratifikasi berupa mobil Toyota Harrier dalam proyek Hambalang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×