kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.820   -8,00   -0,05%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Politisi Demokrat Benny K.Harman diperiksa KPK


Rabu, 11 Desember 2013 / 10:15 WIB
Politisi Demokrat Benny K.Harman diperiksa KPK
ILUSTRASI. Tiga saham masuk dan tiga saham ditendang dari indeks IDX30.


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Politikus Partai Demokrat sekaligus anggota DPR RI Komisi III Benny K. Harman menyambangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK, Rabu (11/12).

Menurut Benny, dirinya datang ke kantor KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas kasus dugaan penerimaan janji atau hadiah terkait pembangunan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang, Bogor.

"(Terkait kasus) Hambalang," singkat Benny kepada wartawan setibanya di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (11/12).

Benny datang sekitar pukul 9.00 WIB dengan mengenakan baju batik berwarna coklat gelap. Benny lebih memilih irit bicara ketika ditanyai wartawan terkait pemeriksaannya hari ini.

Ketika dikonfirmasi apakah dirinya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anas Urbaningrum pun Benny menjawabnya dengan singkat. "Ya, ya," katanya.

Terkait kasus ini, Anas yang juga merupakan mantan Ketua Umum Partai Demokrat diduga menerima gratifikasi berupa sejumlah uang terkait pemilihannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat pada Kongres Demokrat yang diikuti tiga calon, yaitu Andi Mallarangeng, Anas Urbaningrum, dan Marzuki Alie. Selain itu, Anas juga diduga menerima gratifikasi berupa mobil Toyota Harrier dalam proyek Hambalang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×