kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Polisi Tetapkan Tersangka Anyar Kasus Pemalsuan Surat BPPN


Sabtu, 29 November 2008 / 13:05 WIB


Reporter:

JAKARTA. Badan Reserse Kriminal POLRI direktorat 1/ Keamanan dan Trans Nasional Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia menetapkan tersangka baru kasus pemalsuan surat keterangan dari BPPN.

Setelah menetapkan Sudarto sebagai tersangka dengan vonis 1 tahun 4 bulan, Mabes Polri akhirnya menetapkan Direktur Sengketa Badan Pertanahan Nasional Pusat Alfachri Budiman, SH sebagai tersangka.

"Alfachri terbukti memproses dan menerbitkan sertifikat baru Surat Hak Milik (SHM) palsu atas nama Sudarto," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Abu Bakar Nataprawira.

Padahal sertifikat hak guna bangunan no 249 dan 264 masih melekat dalam Tanggungan Pemegang Hak yaitu Bank Indonesia. Atas tindakannya tersebut, Alfachri terancam hukuman penjara selama tujuh tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×