kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

Polisi Akui Masih Banyak Anggotanya yang Berengsek


Selasa, 03 Agustus 2010 / 13:49 WIB
Polisi Akui Masih Banyak Anggotanya yang Berengsek


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri Komisaris Jenderal Polri Nanan Soekarna mengakui masih banyak anggotannya yang melakukan pelanggaran sewaktu bertugas. Makanya, dia berjanji akan mengawasi anggotanya sampai ke pelosok daerah.

"Polisi korup dan berengsek masih banyak. Kalau tidak diawasi maka bisa main tangkap dan destruktif karena polisi punya kewenangan," ujar Nanan dalam sebuah acara seminar whistleblower di Bappenas, Selasa (3/8).

Dia mengusulkan pengawasan terhadap polisi bisa dilakukan oleh pihak luar. Salah satunya dengan membentuk ombudsman di setiap daerah. "Satu polsek, satu ombudsman," ujarnya.

Selama lima tahun terakhir Kepolisian telah memecat 1.707 anggotanya. Untuk tahun ini, sudah ada 32 orang yang dipecat. Kepolisian juga mencatat ada 26.725 pelanggaran disiplin yang dilakukan anggotanya, lalu ada 2.190 pelanggaran profesi dan 4.687 pelanggaran pidana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×