kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

PKS: HIdayat naik bukan karena kalah Pilkada


Senin, 24 September 2012 / 19:23 WIB
ILUSTRASI. Tanaman hias


Reporter: Dea Chadiza Syafina |

JAKARTA. Partai Keadilan Sejahtera berharap Ketua Fraksi PKS yang baru Hidayat Nurwahid bisa meningkatkan peran politik PKS di parlemen. Hal ini penting sebagai modal PKS menghadapi Pemilu 2014.

PKS menyadari pentingnya penguatan peran fraksi di parlemen menjelang Pemilu legislatif 2014 . Mahfudz mengumpamakan fraksi sebagai ujung tombak partai yang merepresentasikan aktifitas partai di tingkat nasional.

Karena itu, Mahfudz menolak bahwa penempatan Hidayat sebagai ketua fraksi PKS akibat kinerja Mustafa Kamal kurang memuaskan. Menurutnya, pengangkatan Hidayat Nur Wahid sebagai Ketua fraksi PKS merupakan bagian dari rotasi rutin yang dilakukan partai saban tahunnya dan telah melalui pertimbangan matang.

"Rotasi kepemimpinan di fraksi dievaluasi setiap tahunnya," ujar Mahfudz di Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/9).

Pemilu legislatif yang akan terlaksana sebentar lagi merupakan tanda pengingat bahwa internal PKS di fraksi perlu berkonsolidasi. Karena itu, imbuhnya, diharapkan tidak akan ada perubahan posisi Hidayat sebagai Ketua Fraksi hingga 2014 mendatang.

Penempatan Hidayat sebagai ketua fraksi PKS juga bukan konsekuensi dari kekalahan PKS pada pemilihan umum kepala daerah DKI Jakarta, yang baru saja berlangsung. "Ini tidak kaitan dengan Pilkada ini urusan DPP," ungkap Mahfudz.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×