kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.015   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.239   3,07   0,05%
  • KOMPAS100 819   2,91   0,36%
  • LQ45 624   2,43   0,39%
  • ISSI 216   0,91   0,42%
  • IDX30 350   -0,04   -0,01%
  • IDXHIDIV20 430   -0,32   -0,07%
  • IDX80 94   0,40   0,43%
  • IDXV30 119   1,62   1,37%
  • IDXQ30 112   -0,06   -0,05%

PKB kapok ikut koalisi parpol Islam


Kamis, 24 April 2014 / 11:10 WIB
ILUSTRASI. Kumpulan Link Twibbon Hari AIDS Sedunia 1 Desember & Cara Mengunggahnya di Medsos.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengaku kapok dengan koalisi partai Islam. Hal itu terkait pengalaman partai tersebut ketika Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dijatuhkan.

"DPP bahkan Ketua Umum agak kapok dengan koalisi Partai Islam," kata Juru Bicara PKB Muhammad Nur Hayid di Rumah Kebangsaan, Jakarta, Kamis (24/4/2014).

Hayid menceritakan saat koalisi partai Islam pada tahun 1999, pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mendukung Gus Dur untuk menjadi presiden. Bahkan Amien Rais menjamin menjaga Gus Dur hingga masa pemerintahan selesai.

"Tapi tidak ada dua tahu tahun berakhir tragis," katanya.

Hayid mengatakan pihaknya kini lebih mengutamakan koalisii kebangsaan dengan mencari partai yang ingin merawat NKRI.

Hayid pun mengakui pihaknya ada kedekatan dengan PDIP. Dimana sejarah memperlihatkan basis massa Partai NU dan PNI sangat dekat. Kedua partai itu lebih banyak didukung oleh masyarakat kelas bawah.

 "Bung Karno juga setiap mengambil keputusan penting selalu berkonsultasi dengan sesepuh NU," ujarnya. (Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×