kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.512   12,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Perusahaan Migas Indonesia Kerjasama dengan Madagaskar


Selasa, 21 Oktober 2008 / 16:39 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro |

JAKARTA. Perusahaan tambang asal Indonesia menjalin kerjasama dengan pemerintah Madagaskar untuk melakukan eksplorasi migas di negara Afrika tersebut. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal usai mendampingi Presiden menemui Menteri Energi dan Pertambangan Republik Madagaskar Elise Alitera Razaka, dan Utusan Menteri Pertahanan Republik Madagaskar Colonel Delphin Rakotomanana di Kantor Presiden, Selasa (21/10).

Dino mengatakan Pemerintah Indonesia akan terus mempererat kerjasama dengan Madagaskar, khususnya untuk sektor energi dan migas. "Presiden berharap kerjasama ini bisa terus dikembangkan," ucapnya.

Sedangkan Razaka mengatakan negaranya memiliki potensi minyak sebesar 16 juta barrel. Madagaskar juga memiliki potensi mineral dan nikel. Namun negara ini tidak memiliki ahli-ahli di bidang pertambangan. "sebab itu kami butuh kerjasama teknik dari perusahaan migas Indonesia untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi," katanya.

Sementara Presiden Komisaris PT Toba Sejahtera Luhut Pandjaitan, pengusaha migas yang menjalin kerjasama dengan Madagaskar menyatakan potensi migas di negara Afrika itu cukup besar, sejumlah perusahaan migas kelas dunia seperti Exxon juga sudah melakukan eksplorasi disana. Sayangnya Luhut enggan menyebutkan berapa besar nilai kerjasama itu, "terlalu dini untuk menyebut itu, kami masih pada tahap awal eksplorasi," kilahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×